Doa Penutup Majelis : Arab Latin Dan Artinya

Doa Penutup Majelis

Bacaan Doa Penutup Majelis Arab Latin Dan Artinya Yang Benar Sesuai Sunnah

Doa Penutup Majelis – Majelis taklim tersusun dari gabungan dua kata : majlis yang berarti (daerah) dan taklim yang berarti (pengajaran) yang berarti daerah pengajaran atau pengajian bagi orang-orang yang mau mendalami ajaran-ajaran islam sebagai sarana dakwah dan pengajaran agama.

Majelis taklim ialah salah satu institusi pengajaran diniyah non formal yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT dan sopan santun mulia bagi jamaahnya, serta menciptakan rahmat bagi alam semesta.

Dalam prakteknya, majelis taklim ialah daerah pangajaran atau pengajaran agama islam yang paling fleksibal dan tidak terikat oleh waktu. Majelis taklim bersifat terbuka terhadap segla umur, lapisan atau strata social, dan tipe kelamin. Waktu penyelenggaraannya pun tidak terikat, dapat pagi, siang, sore, atau malam .

Tempat pengajarannya pun dapat dilaksanakan dirumah, masjid, mushalla, gedung. Auditorium, halaman, dan sebagainya. Kecuali tiu majelis taklim mempunyai dua fungsi sekalian, ialah sebagai institusi dakwah dan institusi pengajaran non-formal.

Fleksibelitas majelis taklim inilah yang menjadi energi sehingga mampu bertahan dan ialah institusi pengajaran islam yang paling dekat dengan umat (masyarakat). Majelis taklim juga ialah wahana interaksi dan komunikasi yang kuat antara masyarakat biasa dengan para mualim, dan antara sesama anggot jamaah majelis taklim tanpa diatur oleh daerah dan waktu.

Seorang penceramah, ustaz juga ustazah umumnya akan meminta jemaah membaca doa penutup majelis di akhir acara pengajian. Doa penutup majelis atau doa Kaffaratul Majelis dibaca ketika suatu kategori berada di Majelis tidak’lim atau pengajian, hendak meninggalkannya.

Disarankan membaca doa penutup Majelis, sebab dikhawatirkan terdapat kekeliruan dapat berupa berbohong, meremehkan orang lain, dan merasa paling benar di antara yang lain.

Baca juga: Bacaan Dzikir Supaya Dan Pikiran Tenang

Dalam sebuah hadits Tirmidzi diriwayat oleh Abu Hurairah R.A, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang berada pada suatu majelis, kemudian pada majelis hal yang demikian tedapat banyak perkataan yang tidak bermanfaat, lalu sebelum beranjak meninggalkan majelis, mengatakan hal yang ini (Kaffaratul Majelis) , ‘Mahasuci Engkau ya Allah dan semua puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada Yang selain Engkau,,aku memohon ampun pada-Mu.’ Kecuali sudah diampuni baginya apa yang ada pada majlis hal yang demikian.” (HR. Tirmidzi).

Maka, tiap-tiap akan meninggalkan Majelis disarankan membaca doa penutup majelis berikut ini:

سُبْحانَكَ اللَّهُمَّ وبِحَمْدِكَ أشْهَدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ أنْتَ أسْتَغْفِرُكَ وأتُوبُ إِلَيْكَ

Doa Penutup Majelis

Lafal Arab-Latin: Subhânakallâhumma wa bihamdika asyhadu an-lâilâha illâ anta astaghfiruka wa atûbu ilaik

Artinya: “Semua Suci Engkau, ya Allah. Aku sanjungan untuk-Mu. Yang bersaksi bahwa tiada Yang melainkan Engkau. Yang memohon ampun dan bertaubat terhadap-Mu.”

Sebuah hadits shahih riwayat At-Tirmidzi membeberkan bahwa siapa yang membaca doa ini sebelum ia berdiri dari daerah duduknya karenanya semua kekeliruan selama dalam majelis hal yang demikian terampuni.

Dengan membaca doa penutup Majelis, diinginkan dosa yang sudah diperbuat akan diampuni oleh Allah swt. Wallahu’alam

Recommended For You

About the Author: fappin

Lakukan sesuatu atau tidak sama sekali