Pengertian Investasi Jangka Panjang : Tujuan, Risiko, Manfaat Dan Bentuknya

3 min read

Bentuk, Manfaat, Rsiko, Tujuan Dan Pengertian Investasi Jangka Panjang Menurut Para Ahli

Bentuk, Manfaat, Rsiko, Tujuan Dan Pengertian Investasi Jangka Panjang Menurut Para Ahli

Investasi yang dilakukan dalam jangka waktu lebih dari satu tahun dan tidak dimaksudkan untuk memutarkan kelebihan uang kas dikategorikan sebagai investasi jangka panjang (long term investment). Investasi ini dilakukan dalam hubungannya dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Investasi jangka panjang mungkin juga dilakukan dengan maksud untuk mengontrol kegiatan perusahaan lain.

Istilah control atau pengendalian mengacu pada kemampuan untuk mengatur kebijakan finansial dan operasional dari suatu perusahaan untuk menerima manfaat dari kegiatan perusahaan tersebut.

Sumber dana jangka panjang yakni investasi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang pengembaliannya dalam jangka waktu yang usang dan manfaat yang akan dirasakan dalam waktu yang usang juga.

Tujuan investasi jangka panjang yakni untuk melindungi, mempermudah atau mempertahankan bisnis atau kekerabatan perdagangan (investasi dagang). Investasi semacam ini akan tetap dipertahankan sepanjang kekerabatan perjuangan masih menguntungkan.

Bentuk, Manfaat, Rsiko, Tujuan Dan Pengertian Investasi Jangka Panjang  Menurut Para Ahli
Investasi Jangka Panjang

Investasi lain, mirip investasi pada properti, dimaksudkan untuk menerima penghasilan dan keuntungan modal (investasi properti).Umumnya sekitar 5 sampai 10 tahun periode.

Alasan manajemen keuangan perusahaan memerlukan investasi jangka panjang adalah:
Kebutuhan dana dalam jumlah besar yang diharapkan untuk investasi perusahaan
Laba ditahan peruahaan tidak mencukupi atau tidak ada untuk memenuhi kebutuhan investasi perusahaan.

Misalnya sebuah perusahaan yang ingin melaksanakan pengembangan perjuangan mirip ingin membeli aset tetap berupa tanah, mesin atau pembangunan pabrik gres akan memerlukan suplemen dana segar dalam jumlah yang besar

Investasi jangka panjang tentu tidak akan sanggup mengatasinya alasannya yakni jumlahnya yang relatif kecil. Maka diharapkan sumber dana jangka panjang untuk memenuhinya.

Jenis Investasi Jangka Panjang
Sumber dana jangka panjang bisa dikelompokkan menjadi dua jenis. Pertama, investasi jangka panjang yang diperoleh dari UTANG. dan yang kedua investasi diperoleh dari MODAL.

Sumber Dana dari Utang

Utang disini yakni utang jangka panjang (loan), perusahaan meminjam dana kepada pihak lain (kreditur) dan melunasi kembali sumbangan pokok beserta biayanya (bunga) dalam tempo waktu yang lama.

Investasi jangka panjang dari utang contohnya:
Kredit Investasi
Hipotik
Obligasi

Kredit Investasi

Kredit investasi merupakan salah satu alternatif sumber dana jangka panjang yang difasilitasi oleh forum perbankan.

Ada beberapa hal yang akan diperhatikan oleh perbankan sebagai kreditur dalam menetapkan pengajuan kredit investasi diterima atau tidak.
Kelayakan investasi yang akan dijalankan
Arus kas investasi yang akan dijalankan
Jangka waktu peminjaman
Nominal pembayaran sumbangan disetiap periode
Tingkat bunga
Biaya suplemen atau denda kalau telat bayar atau bayar lebih awal

Hipotik

Hipotik yakni salah satu jenis investasi jangka panjang berbentuk utang yang mewajibkan adanya jaminan atau agunan berupa aktiva tetap perusahaan. Aktiva tetap yang dijaminkan misalnya tanah, gedung, pabrik bahkan kapal.

Dana yang dipinjam dalam jumlah yang besar, umumnya senilai 70 sampai 90 % dari nilai pasar aktiva tetap yang dijaminkan perusahaan.

Ada beberapa hal menarik yang menciptakan perusahaan menentukan opsi investasi jangka panjang dari hipotik:
Perusahaan masih bisa memakai aktiva tetap yang dijaminkan. Tapi dihentikan mengubah dan menjualnya.
Umumnya bunga hipotik lebih rendah dari instrumen investasi jangka panjang yang lain (karena ada jaminan)
Perusahaan bisa menentukan bagan suku bunga hipotik. Bunga tetap atau bunga mengambang. Masing masing mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri.
Tempo pembayaran yang relatif lama. Dan bisa mengajukan perpanjangan waktu pembayaran.

Walaupun begitu, ada beberapa hal yang dipertimbangkan yang menjadi kelemahan dari hipotik seperti:

Adanya biaya yang cukup besar dalam perjanjian utang hipotik. Selain biaya bunga hipotik, ada lagi biaya yang harus ditanggung mirip biaya asuransi aktiva tetap yang dijaminkan, biaya appraisal untuk menilai aktiva tetap yang dijaminkan, biaya administrasi, dan biaya notaris yang kalau digabungkan akan menjadi nominal yang bahkan lebih besar dari aktiva yang dijaminkan.

Aktiva yang dijaminkan memang bisa digunakan, tapi ada batasan batasan mirip dihentikan mengubah, menyewakan dan menjual aktiva tetap.
Baca lebih lanjut : Mengenal HIPOTIK, Sebuah Utang Jangka Panjang

Obligasi

Obligasi (bond) yakni alternatif investasi jangka panjang berupa akta surat berharga yang berisikan kontrak pengesahan utang oleh penerbit obligasi kepada kreditur (pemberi pinjaman)

Perusahaan bisa menentukan obligasi sebagai sumber dana jangka panjang dan berkewajiban untuk membayar pokok sumbangan ketika jatuh tempo dan membayar bunganya secara terencana pada tanggal yang telah ditetapkan.

Obligasi bukan produk perbankan, melainkan produk pasar modal yang berbentuk sekuritas, jadi kreditur selaku pemegang obligasi bisa menjual obligasinya kepada pihak lain dipasar sekunder.

Dalam akta obligasi tertulis hal hal mengenai:
Jumlah nominal obligasi
Tingkat suku bunga (kupon)
Tanggal jatuh tempo
Tanggal pembayaran bunga
Harga penebusan (bila penerbit obligasi ingin membeli kembali)

Investasi Jangka Panjang

Pada umumnya utang obligasi tidak disertai jaminan. Walaupun ada yang obligasi yang menyertai jaminan (Obligasi hipotik) tetapi jarang ada.

Jatuh tempo obligasi yang usang bisa 10 sampai 30 tahun dan pembayaran bunga biasanya 2 kali dalam satu tahun. Kupon atau bunga obligasi ada banyak sekali macam, ada bunga mengambang, bunga tetap, dan bahkan obligas tanpa bunga (zero coupon bond).

Baca lebih lanjut :Apa Itu Obligasi ? Ini Definisi dan Keuntungannya

  1. Sumber Dana dari Modal
    investasi jangka panjang
    Investasi jangka panjang | img source: mzayat.com

Investasi jangka panjang dari modal yakni alternatif selain investasi yang didanai dari utang. Kaprikornus tidak akan ada bunga dalam bagan investasi ini. Sumber dana dari modal bisa besar lengan berkuasa pada strutur modal perusahaan.

Contoh sumber dana dari modal yakni penerbitan saham.

Penerbitan Saham

Saham yakni surat berharga atau sekuritas yang merupakan penyertaan modal pada sebuah perusahaan. Perusahaan bisa menerbitkan saham, kemudian saham tersebut dibeli oleh investor, pembeli tersebut otomatis akan menjadi bab dari pemilik perusahaan.

Dana hasil penjualan saham itulah yang nanti akan menjadi sumber keuangan perusahaan.

Bertambahnya pemilik perusahaan berarti struktur modal perusahaan juga akan berubah. Struktur modal perusahaan akan berubah sesuai dengan persentase kepemilikan saham baik pemilik gres atau pemilik lama.

Penerbitan saham berarti mengajak orang lain “join” berbisnis dengan perusahaan. Tidak utang. Kaprikornus tidak ada kewajiban perusahaan untuk melunasi dan membayar bunga mirip investasi dari utang.

Karena join perjuangan ini, maka keuntungan yang dihasilkan akan dibagikan kepada pemegang saham secara adil melalui pembagian dividen (jika dibagikan). Pemegang saham berhak menerima bab keuntungan perusahaan.

Selain itu, pemegang saham bisa menjual saham tersebut kembali ke pasar modal dan berharap bisa menerima capital gain atau selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga beli saham.

Tambahan:

Laba Ditahan

Laba ditahan bisa menjadi opsi alternatif dalam menerima sumber dana jangka panjang perusahaan. Laba ditahan merupakan sumber dana jangka panjang yang berasal dari internal perusahaan.

Laba ditahan yakni bab atau seluruh keuntungan yang dihasilkan perusahaan diperiode sebelumnya yang dipakai kembali untuk membiayai kebutuhan perusahaan.

Laba ditahan bisa dipilih apabila manajemen dan pemegang saham tidak menginginkan perusahaan tersebut mengadakan utang ataupun menambah saham baru.

Baca Juga: Contoh Prinsip Dan Fungsi

Laba ditahan dalam jumlah yang besar bisa dipakai untuk acara investasi perusahaan dalam jangka panjang. Atau paling tidak keuntungan ditahan bisa mengurangi dana yang diharapkan untuk melaksanakan kegiatan jangka panjang perusahaan. Sehingga kebutuhan dana dari sumber investasi yang lain tidak terlalu besar.